Rabu, 10 Agustus 2022

Cara Mengkonfigurasi Mikrotik Mengunakan Wireless

 1. IP > ADDRESES > 32.32.32.32./24


2.WIRELES > ON


3. SECURITY PROF > (+) > NAME > DYNAMIC KEYS/INPUT KATASANDI WIFI KALIAN


4.WIFI INTERFACE > SECURITY PROFILE 

  SCANNER > CONECT


5. IP DHCP CLIENT (+) WLAN 1

6.IP > FIREWALL >NAT



7. GENERAL > OUT INTERFACE > WLAN1/

 ACTION MASQUARADE


8. SETING IP KOMPUTER

Rabu, 03 Agustus 2022

Mengenal Windows Server

Pengertian Windows Server


Windows Server 2016 adalah sistem operasi server yang dikembangkan bersamaan dengan Windows 10. Pertama kali diterbitkan ke publik sebagai Release Technical Preview pada tanggal 1 oktober 2014 dan pada akhirnya benar-benar di Release pada tanggal 26 September 2016.

Dikarenakan pengembangannya bersamaan dengan Windows 10, maka tampilannya pun akan mirip sekali dengan Windows 10. Meskipun begitu, windows server 2016 tetap memiliki beberapa fitur yang lebih dibanding Windows 10.

Manfaat Windows Server 

1. Windows Server merupakan sistem operasi server dasar

Windows 2016 bukanlah sebuah fitur khusus, melainkan pembaruan dari Windows server versi sebelumnya. Oleh sebab itu, pengguna Windows server versi terdahulu hanya perlu meng-upgrade versi mereka tanpa harus mengubah sistem operasi yang ada. Dengan pembaruan ini, versi sebelumnya akan ditambal, diperbaiki, dan ditingkatkan sehingga kian memenuhi kebutuhan pengguna.

2. Hyper-Converged Infrastructure

Fitur Hyper-Converged Infrastructure (HCI) yang dikembangkan di dalam Windows Server 2016 merupakan penggabungan terintegrasi yang dapat menyediakan layanan high availability dari Windows Server.

Alih-alih memiliki dua atau tiga layanan terpisah (dan bahkan penyimpanan pihak ketiga), Microsoft telah membangun seluruh layanan ini secara terintegrasi di Windows Server 2016. HCI adalah sebuah jaringan yang menerapkan clustered servers, teknologi migrasi langsung Hyber-V, dan replikasi file Distributed File System (DFS).

3. Storage Spaces Direct

Komponen utama HCI yang dapat dipecah dan diimplementasikan sepert halnya high speed/highly available storage adalah Storage Space Direct. Seperti diketahui, pengeluaran IT untuk storage area network (SAN) tidaklah murah. Dengan Storage Space Direct, tentu perusahaan tidak perlu berinvestasi terlalu besar terkait penyimpanan.

4. Privileged Access Management (PAM) for Active Directory

Dengan tingkat keamanan yang semakin tinggi, PAM menyediakan proses administrasi yang mudah untuk mengontrol administrasi jaringan. Bagi banyak perusahaan, PAM merupakan solusi bagi kendala pihak ketiga yang terbilang mahal.

PAM memungkinkan perusahaan untuk mengisolasi penggunaan akun istimewa dari berbagai administrator perusahaan. Jadi, ketimbang memberikan akses penuh atas Domain Administrator ke lusinan pengguna, perusahaan dapat memberikan akses spesifik hanya kepada pengguna tertentu dalam jangka waktu yang dapat ditentukan pula.

5. Akurasi waktu yang lebih baik

Dengan berkembangnya teknologi komputasi awan (cloud), tingkat akurasi waktu menjadi hal yang sangat krusial. Sejumlah sektor, seperti perbankan, telekomunikasi, dan transportasi berbasis GPS juga sangat mengandalkan layanan realtime yang sangat akurat. Oleh sebab itu, Windows Server 2016 menurunkan waktu akurasinya menjadi 1 ms (miliseconds) sehingga kegagalan sistem akibat waktu tunggu yang terlampau lama bisa dihindari.

Kelebihan windows server 2016

  1. Terdapat windows defender yang aktif secara otomatis ketika dipasang dan dilengkapi dengan kemampuan perlindungan data secara realtime.
  2. Tersedia fitur active directory federation service yang dapat digunakan oleh administrator jaringan dalam mengatur
  3. AD FS supaya dapat melakukan otentifikasi user yang disimpan pada directory penyimpanan non-AD.
  4. Dilengkapi fitur tambahan remote desktop service yang dapat membuat layanan memiliki performa dan stabilitas yang lebih baik dibanding versi windows server sebelumnya.

Kekurangan windows server 2016

  1. Mempunyai harga lisensi original yang cukup mahal.
  2. Membutuhkan perangkat komputer dengan spesifikasi menengah keatas


Cara instal windows server 2016 Di Virtual Box

Oke langsung aja kita ke proses instalasi Windows Server 2016 via Virtual Box

  • Buka Virtual Boxnya, Lalu klik New
  • Lalu isi kolom NAME susai dengan nama anda, TYPE pilihlah Microsoft Windows, VERSION Windows 7 (64-bit), lalu next
  • Pada Memory Size atau RAM, kita ubah menjadi 2 GB (2048 MB), lalu next
  • Lalu Creat a virtual hard disk now, lalu klik Creat
  • Pada Hard Disk File Type, pilih yang VDI(VirtualBox Disk Image ), lalu klik next
  • Pada Storage On Physical Hard Disk, pilih Dynamically allocated, lalu klik next
  • pada File Location And Size, isi kolom menjadi 80 GB untuk hard disknya, lalu klik create, lalu virtual box anda sudah jadi
  • Sebelum mulai kita setting dulu, lalu pilih Storage
  • Pada Storage, pilih yang empty lalu klik yang bergambar kaset, lalu pilih Choose A Virtual Optical Disk File, untuk mencari file isonya, lalu klik open, lalu klik ok
  • Setelah kita setting, barulah kita start virtual boxnya
  • Setelah kita start virtual boxnya, akan muncul tampilan seperti dibawah ini, lalu isi kolomnya seperti gambar dibawah ini, lalu next
     
  • Lalu klik Instal Now
  • Setelah itu pilih Operating Systemnya Windows Server 2016 Standard Evalution
  • Lalu centang I accept the license terms, lalu klik next
  • Setelah itu kita pilih Custom Install Windows Only, untuk custom partisinya
  • Lalu kita buat partisinya seperti dibawah ini, setelah itu pilih partisi yang ketiga untuk menjadi primary partisinya lalu klik next 


  • Setelah itu akan mulai loading
  • Setelah itu, isi kolom password, contoh(!@#$%^&*()_+riyan123), kemudian klik Finish
  • Setelah itu akan muncul tampilan seperti ini, kemudian klik input pada virtual boxnya, pilih keyboard, lalu insert Ctrl-Alt-Del untuk ke langkah selanjutnya, lalu isi password yang tadi telah disetel
  • Setelah itu kita pilih Local Server untuk mengubah computer seperti dibawah ini, isilah kolom nama sesuka anda, kemudian restart



  • ubah nama nya menjadi nama anda atau bebas







  • Setelah direstart lakukan langkah yang sama seperti di atas


  • Setelah itu anda akan masuk ke tampilan desktop, lalu klik kanan pada gambar pc yang ada di bagian pojok kanan bawah, kemudian pilih Open Network and Sharing Center 
  • Kemudian pilih Change adapter settings, kemudian pilih yang Ethernet
  • Kemudian klik properties
  • Setelah itu, pilih Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)
  • Lalu Isilah Seperti dibawah ini, klik ok

  • Setelah itu, kita format data D kita untuk rename data D nya