Rabu, 20 April 2022

CARA INSTAL DEBIAN 9 DI VIRTUAL BOX

CARA INSTAL DEBIAN 9 DI VIRTUAL BOX


 Cara Install Debian 9 dan Cara Menghubungkan ke PC (Komputer Client) - Kali ini saya akan sharing ilmu TKJ saya di website ini untuk memberikan tutorial bagaimana menginstall debian 9. Debian 9 itu apa? Debian merupakan sistem operasi yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU dan lisensi yang lainnya.Debian 9 Stretch merupakan versi Debian pertama yang membenamkan RDBMS (Relational Database Management System) MariaDB sebagai pengganti MySQL.MariaDB yang di bundel adalah versi 10.1.MariaDB merupakan hasil fork MySQL setelah RDBMS populer ini diakuisisi oleh Oracle Corpartion. Read more : https://www.jagotkj.my.id/2021/02/cara-install-debian-9-dan-cara.html

Installasi Debian 9 Pertama buka mesin virtualbox yang sudah didownload sebelumnya di virtualbox.com, klik new untuk membuat baru lalu Masukan nama, type, versi, dll.Seperti 

: Name : Debian-zidane (nama bebas)

 Folder : (tempat menaruh file folder debian) 

Type : Linux (OS yang digunakan)

 Version : Debian (64 bit)  


Untuk memory size (RAM) kita berikan 1 GB saja, pastikan memberikan RAM dengan parameternya berada di bagian hijau (itu menandakan kalau Laptop masih dalam batas sanggup penggunaan, kalau berada di parameter merah berarti laptop kalian tidak sanggup).Klik next. Read more : https://www.jagotkj.my.id/2021/02/cara-install-debian-9-dan-cara.html


lalu klick next dan ikuti langkah langkah berikut





Jalankan mesin debiannya, klik Run


Masukan file Iso debian yang sudah kalian download sebelumnya, jika sudah klik start. 

tunggu sampai proses booting selesai, maka akan tampilan seperti ini, pilih bahasa kalau anda memilih bahasa indonesia tidak apa-apa tapi saya sarankan agar memilih bahasa Inggris agar kita cepat memahami perintah-perintah dalam bahasa inggris, kemudian tekan Enter.

Kemudian masuk untuk memilih area country, Kemudian tekan Enter,

saat menu Contient or Region,pilih Asia


saat menu Country, Territory or Area pilih Indonesia

saat menu “Country to base default locale setting on” pilih United States

.saat menu “Keymap to use” pilih American English


saat proses waiting pada setelan network,pilih cancel/tekan enter saat proses setelan networks aat menu “Configure the Network” pilih Configure network manually

saat menu “IP address” isilah ip Address pc kalian,

menu “Hostname” isilah nama kalian

menu “Root password” isilah terserah kalian

menu “Full name for the new user” isilah nama kalian,

menu “Select city in your time zone” pilih yang paling atas

Setelah itu masuk pada tahap selanjutnya yaitu mempartisi hardisk, di situ ada 4 pilihan bisa secara manual bisa juga secara otomatis, kalau saya pilih yang paling atas biasa ngirit waktu soalnya kalau manual banyak langkah-langkahnya, hehehe kemudian tekan Enter, tahap berikutnya tidak perlu di ganti-ganti lagi jadi tekan Enter saja 

menu “partitioning scheme” pilih yang paling bawah,

tekan enter pada finish partitioning,
pilih yes 
Pada tahap berikutnya akan ada perintah ” Scan another CD or DVD ” pilih No kemudian tekan tombol Enter 
Selanjutnya untuk ” Network Mirror ” pilih No juga kemudian Enter
Tahap selanjutnya sama saja dengan langkah ke-39 dan 40, pilih No kemudian Enter, tunggu proses sampai selesai
Pilih sosftware yang akan di instal, dipilih semua juga tidak apa-apa tapi untuk mempersingkat waktu pilih system standar/ standart system saja. Kalau kamu ingin tampilan debian berbasis GUI pilih juga Dekstop Environment dengan menekan (spasi), Setelah itu untuk melanjutkan tekan enter,
Install boot loader GRUB pada master boot record kita pilih Ya
menu ” Device for boot loader instalation” pilih yang bawah,
Akhirnya setelah lama menunggu selesai juga, kemudian tinggal tekan Enter aja, Mesin akan merestart sendiri
Debian V.5 siap digunakan, tinggal masukin username dan passwordnya
setelah berhasil log in maka sudah berhasil kita menginstal DEBIAN 9 
Masuk ke bagian Network, atur adapter network seperti berikut : Adapter 1 Atteched to : Host-Only adapter (VirtualBox Host-Only ethernet Adapter) Permiscuous Mode : Allow All 
Masuk ke terminal debian, jika sudah kita masuk ke mode User dengan menggunakan perintah su.Masukan password mode user.
Kita bakal settings network dari si debian, masuk ke pengaturan network dengan perintah nano /etc/network/interfaces.Kita akan memasukan ip static untuk mesin debian (dsini saya menggunakan ip 192.168.100.1/24), jika sudah simpan dengan tekan Ctrl + X.
Restart network dari debian dengan perintah /etc/init.d/networking restart, agar konfigurasi yang kita lakukan sebelumnya dapat berjalan. 
Cek dengan perintah ip a dan ternyata ip debian sudah berubah. 
Masuk ke PC Client, setting network dari client dengan klik logo network di pojok bawah kanan.Klik kanan lalu pilih 'Open network & Internet settings 
Pilih 'change adapter settings' kita akan mengatur ip dari adapter host-only yang berada di PC Client. 
Pilih adapter Host-Only yang sama dengan Host-only si debian, klik kanan lalu klik properties. 
Kita setting ipv 4, dengan doubleclick pada 'Internet protocol version 4'. 
Masukan ip address dan subnet mask, pastikan kalian memasukan ip address yang berada satu network (jaringan) dengan ip si debian yang ingin kita hubungkan, klik ok. 
Jika sudah kita akan cek dengan melakukan ping dari PC Client menggunakan CMD ke mesin debian 9, masukan perintah ping 192.168.100.1 (ip debian).Jika reply berarti PC sudah terhubung dengan mesin debian. 
Begitu juga sebaliknya, kita lakukan ping yang sama yaitu dari mesin Debian 9 ke PC Client, pastikan hasilnya reply yah.Jika reply berarti Mesin debian dan PC Client suadah dsaling terhubung satu sama lain. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar