1. MATERI WEB SERVER
Web server adalah sebuah software (perangkat lunak) yang memberikan layanan berupa data. Berfungsi untuk menerima permintaan HTTP atau HTTPS dari klien atau kita kenal dengan web browser (Chrome, Firefox). Selanjutnya ia akan mengirimkan respon atas permintaan tersebut kepada client dalam bentuk halaman web
Adapun kita pecah menjadi beberapa bagian fungsi dari web server:
- Membersihkan berbagai cache yang terdapat pada penyimpanan serta semua dokumen yang tidak terpakai lagi.
- Melakukan pemeriksaan terhadap sistem security yang berasal dari permintaan HTTP berdasarkan request klien atau web browser.
- Menyediakan data berdasarkan request atau permintaan yang masuk agar dapat menjamin keamanan sistem yang berjalan dengan lancar.
- Pertama kita konfigurasi Dns server dahulu. Kalo belum tau silahkan cek postingan saya sebelumnya.
- Jika sudah dkonfigurasi Dns Server kita masuk ke client.
- Setting ip seperti dibawah ini. Dan untuk preferred DNS Server masukan ip server yang sudah di konfigurasi Dns nya.
- Kita ping di cmd client dan hasil nya harus replay.
- Kita install dulu alat tempur untuk membuat web server nya.
- Masukan password root.
- Masukan lagi password yang tadi.
- Nanti pilih apache dan tekan ok, lalu masukan password sampai ketahap terakhir.
- Kita masuk ke c /var/www
- Dikarnakan kita akan membuat sebuah web maka kita buat folder untuk menyimpan file nya.
- Masuk ke folder yang kita buat tadi. Disini saya membuat folder dengan nama web.
- Dan selanjut nya kita masuk ke index.php untuk membuat script nya.
- Script nya seperti ini saja untuk percobaan.
- Kita cek dulu file web yang kita buat tadi apakah ada atau tidak.
- Kalo ada kita masuk ke nano web untuk konfigurasi selanjutnya.
- Konfigurasi seperti gambar dibawah ini.
- Kita restart apache2 nya seperti gambar dibawah ini.
- Jika sudah kita masuk ke client. Dan cek di browser seperti gambar dibawah ini.
1. Pengembang Webserver Apache Adalah
a. Microsoft Corporation
b. Linux Fondation
c. Berkeley University
d. Apache Software Foundation*
2. Manakah Webserver yang memiliki presentase pengguna kurang dari 0.1%
a. Lighttpd, RaidenHTTPD, Paste WSGI HTTP Serve*
b. Apache, Nginx, IIS
c. Google Server, IDEA Webserver, Tomcat
d. Cloudfare Server, Node.JS, LideSpeed
3. Manakah pilihan dibawah ini yang termasuk jenis jenis web server
a. Adobe Web Desain, Apache, Daemon Server
b. Internet Information Services (IIS), Personal Web Server (PWS), Apache Web Server , Tomcat.*
c. VMWare Sevice server, Virtual Box Client, Dreamweaver
d. Internet Architecture Desain, Virtual Box, Macromedia Flash
4. Manakah Webserver yang memiliki presentase pengguna kurang dari 0.1%
a. Google Server, IDEA Webserver, Tomcat
b. Cloudfare Server, Node.JS, LideSpeed
c. Apache, Nginx, IIS
d. AOLserver, Xitami, Hiawatha*
5. Komunikasi dari Client ke server menggunakan protokol HTTP, Fungsi Protokol HTTP Adalah :
a. Protokol yang bergungsi untuk mentransfer permintaan dan File dari Klien pada server melalui Internet*
b. Protokol yang di ciptakan untuk mengatur kestabilan server
c. Protolol ditujukan untuk dapat memberikan informasi secara luas kepada seluruh pengguna
d. Protokol yang secara khusus dapat menanggapai (Mersepon) permintaan Klien dengan menyediakan sumber daya
6. Pengertian dari Web Server adalah
a. Perangkat lunak ditujukan untuk dapat memberikan informasi secara luas kepada seluruh pengguna
b. Perangkat Lunak yang ditujukan untuk mengatursumber daya jaringan
c. Perangkat lunak yang di ciptakan untuk mengatur kestabilan server
Perangkat lunak yang secara khusus dapat menanggapai (Mersepon) permintaan
d. Klien dengan menyediakan sumber daya*
7. Berdasarkan Statistik market share pada bulan February 2019, manakah web server dibawah ini yang memiliki persentase tertinggi
a. LiteSpeed Web Server
b. IIS
c. Apache*
d. nginx
8. Manakah dibawah ini yang tidak termasuk Access Permission pada Virtual Directory
Read allows users to read and download files
Run Scripts allows scripts to run in directory
Execute allows applications to run in directory
Write allows Web page to accept user input
Browse allows users to navigate between documents
Read and Run Scripts selected by default
a. Browse
b. Insert*
c. Write
d. Read
9. Pernyataan dibawah ini merupakan bagian dari fungsi HTTP Request . . .
– Memperbarui konten server Web (mengirim pesan baru ke forum)
– Tidak memiliki batasan untuk panjang kueri
– Bukan bagian dari URL dan tidak dapat dilihat oleh pengguna
a. Update Request
b. Post Request*
c. Get Request
d. Begin Request
10. Pernyataan dibawah ini merupakan bagian dari fungsi HTTP Request . . .
– Mengirim konten formulir sebagai bagian dari URL
– Mengambil sumber daya yang sesuai dari server Web
– Membatasi kueri hingga 1024 karakter
a. Begin Request
b. Update Request
c. Get Request*
d. Post Request
MATERI DNS SERVER
DNS adalah sebuah sistem yang mengubah URL website ke dalam bentuk IP Address. Tanpa DNS, Anda harus mengetikkan IP Address secara lengkap ketika ingin mengunjungi sebuah website.
Domain Name Server atau DNS adalah sebuah sistem yang menghubungkan Uniform Resource Locator (URL) dengan Internet Protocol Address (IP Address).
Normalnya, untuk mengakses internet, Anda perlu mengetikkan IP Address sebuah website. Cara ini cukup merepotkan. Sebab, ini artinya, Anda perlu punya daftar lengkap IP Address website yang dikunjungi dan memasukkannya secara manual.
DNS adalah sistem yang meringkas pekerjaan ini untuk Anda. Kini, Anda tinggal mengingat nama domain dan memasukkannya dalam address bar. DNS kemudian akan menerjemahkan domain tersebut ke dalam IP Address yang komputer pahami.
Fungsi DNS
Dari penjelasan apa itu DNS, Anda pasti sudah bisa mengira-ngira bagaimana sebetulnya DNS berfungsi. Namun, supaya lebih jelas, berikut kami jabarkan tiga fungsi DNS:
- Meminta informasi IP Address sebuah website berdasarkan nama domain;
- Meminta informasi URL sebuah website berdasarkan IP Address yang dimasukkan;
- Mencari server yang tepat untuk mengirimkan email.
Pertama buka debian yang telah kamu install
2. Login sebagai root
3. Install paket aplikasi DNS Server dengan cara #apt-get install bind9, lanjut dengan pilih Y
4. Masuk ke dalam folder etc/bind![]()
5. Salin file db.local dengan nama db.fafa (namanya teserah kalian, agar lebih memudahkan isi dengan nama) dengan cara #cp db.local db.fafa![]()
6. Salin juga file db.127 menjadi db.22 (namanya terserah kalian) dengan cara #cp db.127 db.22![]()
7. Selanjutnya lakukan konfigurasi pada file db.fafa dengan cara #nano db.fafa
8. Ganti localhost dengan nama domain, sebagai contoh : fafa.tkj untuk lebih mudahnya bisa dilakukan dengan cara tekan Ctrl+W+R lalu cari localhost kemudian replace dengan fafa.tkj
Ganti @ paling bawah dengan www, Ganti A4 dibawah menjadi A saja
Ganti angka disamping tulisan A dengan ip 192.168.100.22 (ip address debian kamu)
Jangan lupa ganti nomor serial setiap mengganti settingannya,
Lebih mudahnya ikuti saja seperti dibawah ini, save lalu exit
9. Setelah itu, lakukan konfigurasi juga pada file db.22 dengan cara #nano db.22
10. Ganti localhost dengan nama domain
Ganti angka dibawah @ dengan digit ke 4 ip 192.168.100.22 yang berarti 22
Jangan lupa ganti nomor serialnya, save lalu exit
11. Berikutnya konfigurasi file named.conf.default-zones dengan cara #nano named.conf.default-zones copy tulisan zone localhost dan zone 127 dengan cara Ctrl+6 untuk blok, Alt+6 untuk Copy dan Ctrl+U untuk paste di paling bawah
12. Ganti localhost dengan nama domain(fafa.tkj) dan db.local menjadi db.fafa
Ganti angka 127 dengan 3 digit pertama ip 192.168.100.22 tapi dibalik sehingga jadi 100.168.192 dan ubah db.127 menjadi db.22
13. Lalu tambahkan ip address debian, punya saya 192.168.100.22 di resolv.conf dengan cara #nano /etc/resolv.conf
14. Setelah melakukan konfigurasi, selanjutnya restart service bind9 dengan cara![]()
15. Untuk pengujian, bisa menggunakan nslookup nama domain atau ip kamu contoh : nslookup fafa.tkj
16. Apabila sudah muncul seperti gambar di atas maka konfigurasi dns server telah berhasil
1. Manakah dibawah ini yang merupakan 2 tipe name server
a. Atuoload, Proxy
b. APP, DHC Server
c. Authoritative , Caching*
d. Identification, Pooling
2. Manakah dibawah ini yang termasuk Top Level Domain dari alamat URL berikut ini www.bukalapak/transaksi.com
a. bukalapak
b. www
c. transaksi
d. .Com
3. Pada Arsitektur Name server terdapat 3 proses , yaitu
a. Authoritative Data , Cache Data , Agent*
b. Master, Slave, Secondary
c. Otorisasi Data, Confidentiality Data, Data Integrated
d. Authentication Data, Integrate Data, Slave Data
4. Penemu DNS Adalah
a. Paul Zackly
b. Paul Stavencky
c. Paul Marczuback
d. Paul Mockapetris*
5. Aspek aspek apa sajakah yang ada pada DNS terkait degan skalabilitas
a. Limit (Size of Filed), Limit (Number of Record, Queries Distributed among ( Master, Slaves and Caches)
b. Limit (Size of Data Scheme), Limit (Number of Index, Queries Distributed among ( Master, Slaves and Caches)
c. No Limit (Size of the Database), No Limit (Number of Query, Queries Distributed among ( Master, Slaves and Caches)*
d. Limit (Size of Productivity), Limit (Number of Lookup, Queries Distributed among ( Master, Slaves and Caches)
6. Apakah DNS itu ..
a. adalah suatu protokol untuk berkomunikasi dengan server guna mengirimkan email dari lokal email ke server, sebelum akhirnya dikirimkan ke server email penerima. Proses ini dikontrol dengan Mail Transfer Agent (MTA) yang ada dalam server email Anda.
b. DNS adalah kependekan dari Domain Name Server atau Domain Name System. “adalah sebuah sistem yang menyimpan informasi tentang nama host ataupun nama domain dalam bentuk basis data tersebar (distributed database) di dalam jaringan komputer”. Secara sederhana DNS dapat diartikan system untuk menerjemahkan ip pada domain/alamat website atau sebaliknya menerjemahkan ip pada domain/alamat website.*
c. adalah suatu layanan untuk meneruskan setiap permintaan user kepada server lain yang terdapat di internet. Atau suatu server atau program komputer yang mempunyai peran sebagai penghubung antara suatu komputer dengan internet.
d. merupakan protokol untuk menajemen peralatan yang terhubung dalam jaringan IP (Internet Protocol). Peralatan-peralatan itu antara lain switch, router, modem, komputer, server dan lain-lain. dan menggunakan data-data yang didapatkan dari komunikasi UDP dengan device/peralatan yang masuk dalam jaringan tersebut. dapat juga meminta data ataupun melakukan setting kepada peralatan yang bersangkutan.
7. Domain Name Adalah :
a. adalah segmen terakhir dari nama domain. Dikenal juga sebagai akhiran dari sebuah domain. Atau merupakan bagian yang mengikuti final ‘dot’ di URL kita.
b. adalah layanan server yang dapat mengatur lalu lintas penamaan pada suatau pengalamatan webiste
c. adalah suatu sistem penamaan untuk layanan online, komputer, atau sumber daya apapun yang terkoneksi ke internet. DNS bekerja dengan cara mengasosiasikan nama domain untuk masing-masing perusahaan, website, atau layanan lainnya. DNS juga menerjemahkan nama domain ke alamat IP numerik yang dibutuhkan untuk protokol jaringan agar bisa berfungsi dengan benar.
d. Nama domain adalah urutan label dari node ke root, dipisahkan oleh titik (“.” S), Ruang nama memiliki kedalaman maksimum 127 level Panjang nama domain dibatasi hingga 255 karakter dan Nama domain simpul mengidentifikasi posisinya di ruang nama*
8. DNS biasa digunakan pada aplikasi yang terhubung Ke. . .
a. Proxy Server
b. SMTP Server
c. Internet*
d. Mail Server
9. DNS Lookup Adalah :
a. DNS lookup adalah suatu utility yang digunakan untuk mengatur konfigurasi Network Utility
b. DNS lookup adalah suatu utility untuk melihat informasi suatu DNS*
c. DNS lookup adalah suatu utility untuk melihat informasi Topology Jaringan dalam suatu Lingkungan Network
d. DNS lookup adalah suatu utility untuk melihat Konfigurasi IP address
10. Manakah dibawah ini yang termasuk Top Domain dari alamat URL berikut ini www.bukalapak/transaksi.com
a. transaksi
b. bukalapak*
c. www
d. .Com
MATERI DATABASE
Database atau basis data adalah kumpulan data yang dikelola sedemikian rupa berdasarkan ketentuan tertentu yang saling berhubungan sehingga mudah dalam pengelolaannya. Melalui pengelolaan tersebut pengguna dapat memperoleh kemudahan dalam mencari informasi, menyimpan informasi dan membuang informasi. Adapun pengertian lain dari database adalah sistem yang berfungsi sebagai mengumpulkan file, tabel, atau arsip yang terhubung dan disimpan dalam berbagai media elektronik.
Jenis dan Fungsi
Terdapat 5 jenis database yang selama ini beroperasi di perangkat kita. Dari 5 jenis database tersebut terdapat 15 macam produk yang memiliki fungsi berbeda-beda. Berikut jenis-jenis database beserta fungsinya.
A. Operational Database
Operational Database atau biasa disebut dengan database OLTP (On Line Transaction Processing), berguna untuk mengelola data yang dinamis secara langsung atau real-time. Jenis ini memungkinkan para pengguna dapat melakukan, melihat, dan memodifikasi data. Modifikasi tersebut bisa berupa mengubah, menambah, menghapus data secara langsung melalui perangkat keras yang digunakan.
1. JSON

JSON (JavaScript Object Notation) adalah format file yang menggunakan teks untuk pengiriman data. Format ini sangat umum digunakan pengguna untuk pertukaran data layaknya berkomunikasi cepat dengan melalui web browser dan web server. Sinkronisasi data bisa dilakukan secara real-time.
Format JSON sendiri berasal dari pemrograman JavaScript, melalui pembuatannya JSON memiliki format bahasa yang berbeda dari lainnya. Diketahui bahwa semua file JSON selalu menggunakan ekstensi khusus berupa “.json”.
2. XML

XML (Extensible Markup Language) adalah bahasa program markup yang memiliki aturan untuk memberikan dua kode dokumen berbeda yang bisa dibaca oleh manusia dan dibaca oleh komputer. Melalui XML, akan menghasilkan format data berupa teks yang dapat digunakan untuk merepresentasikan struktur basis data. Selain itu, sinkronisasi data dapat dilakukan secara real-time oleh pengguna.
Bahasa program ini sangat cocok digunakan untuk menangani basis data pada web browser dan web server. Struktur yang digunakan XML dinilai banyak memiliki kesamaan dengan format JSON.
B. Database Warehouse
Database Warehouse adalah sistem basis data yang biasa digunakan untuk pelaporan dan analisis data. Sistem ini dianggap sebagai komponen inti dari business intelligence. Database Warehouse merupakan repositori sentral data yang terpadu dari satu atau lebih sumber yang berbeda. Database tersebut juga menyimpan data terkini dan historis dengan satu tempat yang digunakan untuk membuat laporan analisis.
Data yang tersimpan di warehouse awalnya diunggah dari sistem operasi. Data bisa melewati penyimpanan operasional dan memungkinkan untuk pembersihan data. Proses tersebut menjadi operasi tambahannya dan dapat memastikan kualitas data sebelum digunakan di warehouse sebagai pelaporannya.
1. Microsoft SQL Server
![]()
Microsoft SQL Server adalah sistem basis data yang dibangun oleh Microsoft. Sebagai server database, sistem ini merupakan produk perangkat lunak yang berfungsi menyimpan dan mengambil data sesuai permintaan aplikasi lainnya. Hal tersebut memungkinkan dapat berjalan baik melalui komputer yang sama atau komputer lainnya melalui jaringan internet.
Setidaknya Microsoft pernah memasarkan 12 edisi yang berbeda sistem Microsoft SQL Server ini. Hal itu ditujukan untuk memberikan pilihan kepada pengguna dan untuk kebutuhan yang berbeda juga.
C. Distributed Database
Distributed Database adalah basis data yang perangkat penyimpanannya tidak terpasang pada perangkat komputer yang sama. Basis data tersebut disimpan di beberapa perangkat komputer yang terletak di tempat yang sama atau tersebar melalui jaringan komputer lainnya yang saling berhubungan.
Sistem ini tidak sama dengan sistem paralel yang menggabungkan erat dan bersistem data tunggal. Sistem ini terdistribusi melalui situs yang tergabung dan tidak memiliki komponen fisik.
Melalui administratornya, basis data dapat mendistribusikan sekumpulan data di beberapa lokasi yang berada di server jaringan terorganisir. Karena sistem yang begitu unik, basis data terdistribusi bisa meningkatkan kinerja bagi end user dengan membiarkan transaksi melalui proses mesin yang banyak sehingga tidak fokus pada satu mesin saja.
1. Microsoft Access (Office)

Microsoft Access adalah sistem DBMS yang menggabungkan Microsoft Jet Database Engine dengan alat pengembang perangkat lunak. Microsoft Access menyimpan data dengan formatnya sendiri. Melalui software ini pengguna dapat mengimpor atau menghubungkan langsung ke data yang tersimpan di database lainnya.
Microsoft Access sangat cocok digunakan pada sistem informasi dengan distributed database. Karena penyimpanan file tidak memerlukan server database aktif sehingga bersifat portable.
D. Relational Database
Relational Database atau basis data relasional adalah basis data yang mengorganisir berdasarkan model hubungan data. Banyak sekali perangkat lunak yang menggunakan sistem ini untuk mengatur dan memelihara basis data melalui hubungan setiap data. Umumnya, semua sistem menggunakan Structured Query Language (SQL) sebagai bahasa pemrograman untuk pemeliharaan basis data dan query.
1. MySQL

MySQL adalah sebuah sistem untuk manajemen basis data relasional. Banyak sekali produk-produk IT yang dibuat dengan menggunakan komponen utama MySQL. Beberapa aplikasi seperti WordPress, Google, Flickr, Youtube, Facebook, Joomla, phpBB, Drupal, dan MODx menggunakan sistem ini untuk manajemen basis data relasional mereka.
2. PostgreSQL

Sistem kedua yang merupakan sistem pengelolaan basis data relasional adalah PostgreSQL. Sistem ini berfungsi untuk menyimpan data secara aman dan dapat mengembalikan data tersebut sebagai respon atas request dari aplikasi lainnya. PostgreSQL dapat bekerja melalui aplikasi mesin tunggal kecil hingga aplikasi internet besar beserta pengguna yang banyak secara bersamaan. Sistem ini biasa digunakan pada sistem operasi mac OS server, karena pengaturannya sudah tersedia secara default. Sistem operasi lainnya seperti Windows dan Linux juga dapat ditemukan dengan mengubah pengaturannya.
3. MariaDB

MariaDB adalah sistem yang dikembangkan dari MySQL. Pengembangan ini bertujuan untuk mempertahankan kompatibilitas yang tinggi dari MySQL dan cocok dengan API MySQL beserta perintah-perintahnya. MariaDB memiliki mesin penyimpanan XtraDB untuk mengganti InnoDB.
Sistem ini dikembangkan langsung oleh beberapa pengembang asli MySQL dengan pihak yang bercabang. Tujuannya adalah agar tidak diakuisisi oleh Oracle Corporation yang merupakan kompetitornya.
4. MongoDB

MongoDB adalah software database yang berorientasi pada dokumen cross platform dan open source. MongoDB menggunakan dokumen yang mirip dengan skema JSON, oleh karena itu sistemnya diklasifikasikan ke dalam program basis data NoSQL.
5. Oracle Database

Oracle Database adalah sistem relation database selanjutnya yang diproduksi dan dipasarkan oleh perusahaan Oracle. Dalam penggunaannya, sistem Oracle mengacu pada struktur memori server–side sebagai sistem area globalnya. Sistem area global dapat menyimpan cache, perintah SQL, dan informasi pengguna. Selain itu, sistem ini memungkinkan untuk menyimpan riwayat transaksional seperti redo log online.
6. SAP HANA
![]()
SAP HANA adalah sistem lain yang berorientasi pada kolom dan hubungan antar tabel. Sistem ini memiliki fungsi utama sebagai database server yang menyimpan dan mengambil data sesuai permintaan aplikasi. Selain fungsi tersebut, SAP HANA juga dapat melakukan analisis lanjutan seperti analisis prediksi, pemrosesan data spasial, analisis teks, analisis streaming, pencarian teks, dan pemrosesan data grafik.
SAP HANA ini merupakan sistem yang dikembangkan oleh SAP SE.
7. IBM Db2

IBM Db2 adalah sistem lainnya yang dikembangkan oleh perusahaan IBM. Melalui sistem ini, model relasional dapat terdukung. Hanya saja versi terbarunya IBM Db2 memiliki multi-fungsi yang mendukung fitur relasional dan non relasional seperti JSON dan XML.
Melalui sejarahnya, IBM Db2 merupakan sistem yang dibuat untuk produk DB2 pada masing-masing sistem operasi utamanya. Pada tahun 1990-an, Perusahaan IBM mulai membuat produk DB2 universal yang kodenya dapat digunakan untuk sistem operasi lainnya.
8. MemSQL

MemSQL adalah sistem manajemen basis data SQL terdistribusi dan in–memory. Sistem ini juga termasuk ke dalam sistem manajemen basis data relasional (RDBMS). MemSQL berfungsi untuk mengkompilasi SQL ke dalam kode mesin melalui proses pembuatan kode atau code generation.
9. Interbase

Interbase adalah sistem RBMS yang berbeda dengan produk lainnya. Sistem ini memiliki footprint yang minim, persyaratan administrasi yang hampir nol dan arsitektur multi generasi. Interbase dapat digunakan di sistem operasi Windows, macOS, Linux, Solaris, iOS, dan Android.
Sistem ini dibangun langsung oleh Embarcadero Technologies (Borland dulunya).
10. Firebird

Sistem basis data relasional terakhir adalah Firebird. Firebird adalah sistem SQL yang open source dan berjalan di sistem operasi mac OS X, Windows, Linux, dan sistem operasi lainnya yang unik. Basis data Firebird juga merupakan cabang dari open source Borland Interbase pada tahun 2000. Hanya saja sejak versi Firebird 1.5 kode yang dibuat sebagian besar telah ditulis ulang.
E. End-User Database
1. SQLite

SQLite adalah sistem manajemen basis data yang ada pada library pemrograman C. Berbeda dengan sistem lainnya, SQLite bukan merupakan mesin database client server. SQLite tertanam ke dalam program akhir sehingga cocok digunakan dalam mendukung penyimpanan data akhir end user.
SQLite sangat populer digunakan sebagai perangkat lunak database untuk penyimpanan lokal / klien melalui perangkat lunak aplikasi seperti peramban web. Sistem ini merupakan sistem yang paling banyak digunakan melalui sistem operasi, peramban web, dan sistem embedded yang lebih luas seperti ponsel.
KONFIGURASI DATABASE
2. Akan muncul pop-up seperti gambar dibawah saat hendak mendownload. Pilih No thanks, just start my download.
3. Jika sudah di download, selanjutnya kita lakukan installasi terhadap aplikasi MySQL tersebut.
4. Lakukan installasi seperti biasanya.
5. Pilih Typical jika kita ingin menginstal MySQL yang biasa umumnya digunakan.
6. Siap menginstall MySQL 5.5.62, klik tombol Install.
7. Proses installasi selesai dan akan ditampilkan gambar seperti dibawah ini. Berikan ceklist pada Launch the MySQL instance configure wizard jika ingin login langsung pada MySQL lalu tekan tombol Finish.
16. Selanjutnya pilihan service name database yang akan dipilih. Pilih MySQL server.
17. Selanjutnya masukkan password user untuk security pada MySQL nantinya.
1. Pada tombol search ketik mysql kemudian pilih aplikasi yang ada yakni MySQL 5.5 Command Line Client.
9. Melihat deskripsi dari field yang sudah diisi pada biodata dengan perintah desc biodata;
- DBMS adalah singkatan dari
- A. Data Manipulation System
- B. Database Manipulation System
- C. Data Management System
- D. Database Management System
2. Dibawah ini adalah salah satu tujuan atau manfaat penggunaan DBMS, Kecuali
- A. Akses data lebih mudah dan cepat
- B. Dapat menangani data-data dalam jumlah besar
- C. Membuat pekerjaan menjadi kompleks
- D. Menghilangkan hasil duplikasi maupun inkonsistensi data
3. Berikut ini contoh DBMS, Kecuali
- A. MySQL
- B. PostgreSQL
- C. Oracle
- D. Excel
4. Kepanjangan dari SQL adalah
- A. Structured Question Language
- B . Strong Question Language
- C. Structured Query Language
- D. Strong Query Language
5. Perintah untuk membuat database adalah
- A. CREATE DATABASE
- B. CREATE TABLE
- C. CREATE DB
- D. CREATE DATABASE TABLE
6. Perintah untuk membuat tabel baru di dalam sebuah database adalah
- A. CREATE DATABASE
- B. CREATE TABLE
- C. CREATE DATABASE TABLE
- D. CREATE TAB
7. Perintah untuk update data di database adalah
- A. SELECT
- B. UPDATE
- C. MODIFY
- D. EXTRACT
8. Perintah untuk menghapus data di database adalah
- A. REMOVE
- B. SAVE AS
- C. DELETE
- D. MODIFY
9. Perintah yang digunakan untuk menambah data baru adalah
- A. ADD NEW
- B. INSERT INTO
- C. INSERT NEW
- D. ADD INTO
10. Berikut adalah perintah yang benar untuk menambah data ke dalam tabel siswa
- INSERT INTO siswa VALUES (‘Dimas’,’Rini’,’Aldi’);
- INSERT NEW (‘Dimas’,’Rini’,’Aldi’) INTO siswa
- ADD INTO siswa VALUES (‘Dimas’,’Rini’,’Aldi’);
- SELECT INTO siswa VALUES (‘Dimas’,’Rini’,’Aldi’)
Sederhananya, mail server adalah selayaknya kantor pos yang menjadi perantara dalam mengirim hingga menerima suatu surat. Sehingga, bisa dikatakan bahwa fungsi mail server adalah menyimpan sekaligus menyalurkan email dari satu server ke server lainnya.
Kelebihan Mail Server
Bila dibandingkan dengan provider layanan email lainnya, mail server menawarkan sejumlah kelebihan. Adapun kelebihan mail server adalah sebagai berikut.
Mendapatkan Privasi
Salah satu kelebihan mail server adalah privasi data yang lebih terjamin. Ya, mail server akan memberikan keamanan berkualitas karena kamu menggunakan jaringan khusus dan hanya dapat dipakai oleh pihak internal. Sehingga, orang luar tidak dapat mengakses data email kamu karena telah terlindungi.
Lebih Cepat serta Efisien
Keunggulan lain dari mail server adalah tingkat kecepatannya dalam mengakses email maupun data-data di dalamnya. Bagaimana tidak, layanan mail server diibaratkan seperti kendaraan pribadi untuk melakukan mobilitas.
Sehingga, kamu akan menjadi lebih efisien lantaran mampu mengatur distribusi dengan leluasa. Bagi perusahaan, hal ini tentunya membantu meningkatkan kualitas komunikasi antar karyawan dan klien.
Pengaturan Akun yang Praktis
Seperti penjelasan sebelumnya, kelebihan mail server adalah membantu pengelolaan akun email menjadi jauh lebih efektif dan tentunya praktis. Ya, kamu dapat mengatur, memelihara, hingga melakukan konfigurasi mail server sesuai keinginan maupun kebutuhan.
Kerusakan Dapat Langsung Diatasi dengan Mudah
Mail server juga memberikan kemudahan untuk melakukan perbaikan bila terjadi kerusakan. Berbeda dengan layanan email gratis lainnya seperti Gmail atau Yahoo yang memakan waktu cukup lama guna menuntaskan persoalan keluhan, aduan, ataupun kritik dan saran.
Meningkatkan Kepercayaan Pelanggan
Kelebihan yang tak kalah penting dari penggunaan mail server adalah mampu membuat suatu perusahaan tampak lebih profesional karena memiliki server serta domain tersendiri. Hal ini pada akhirnya akan menambah rasa percaya para klien atau pelanggan terhadap perusahaan.
Langkah-langkah Konfigurasi Mail Server di Debian
1. Pertama pastikan Debian sudah Ter-install
2. Masukkan file iso Debian sesuai dengan versi yang kamu gunakan

3. Login sebagai root
4. Ketikkan apt-cdrom add
5. Ketikkan apt-get update untuk update repository![]()
6. Selanjutnya kita mulai dengan install aplikasi mail server dan client di debian dengan apt-get install postfix squirrelmail courier-imap, jika muncul y/n pilih y![]()
7. Jika muncul seperti ini di postfix configuration, pilih oke
8. Lalu muncul pop up seperti di bawah, pilih Internet Site
9. Masukkan domain kamu seperti di bawah ini, contoh : fafa.tkj lalu OK
10. Pilih yes untuk membuat direktori lalu tunggu proses instalasi selesai
11. Lakukan konfigurasi dengan perintah nano /etc/postfix/main.cf![]()
12. Tambahkan ip eth1 di my network, tambahkan # di depan mailbox_command, terakhir tambahkan di bagian paling bawah home_mailbox = Maildir. Save lalu exit
13. Selanjutnya konfigurasi squirrelmail-nya dengan perintah “/etc/squirrelmail/conf.pl”![]()
14. Ketik nomor 2 lalu enter
15. Lalu, pilih ketik 1 lalu enter
16. Ketik domain kamu contoh : fafa.tkj
17. Ketik r untuk kembali ke menu
18. Selanjutnya ketik d untuk set
19. Ketik courier dan enter dua kali. Save lalu exit
20. Beikutnya copy file untuk mengkonfigurasi apache2![]()
21. Setelahnya, lakukan konfigurasi dengan perintah nano /etc/apache2/sites-enabled/webmail![]()
22. Ganti server admin sesuai domain dan tambahkan sever name, Ganti /var/www menjadi /usr/share/squirrelmail
23. Buat direktori Maildir![]()
24. Jangan lupa tambahkan konfigurasi subdomain di bind9, save lalu exit
25. Buatlah dua user, contoh : user satu dan user dua

26. Restart semua aplikasi atau dengan perintah init 6(restart debian) juga bisa![]()
27. Selanjutnya coba buka di browser client dan ketik domain mu contoh: jika fafa.tkj jadi mail.fafa.tkj
28. Masuk sebagai user satu dan coba kirim pesan ke user dua
29. Selanjutnya masuk sebagai user dua, jika pesan sudah masuk maka berhasil
CONTOH SOAL MAIL SERVER
1. Sebuah aplikasi yang menerima email dari pengguna lokal (dari domain yang sama) maupun pengirim remote dari jaringan lain (internet) disebut….
B. Web mail
C. Remote mail
D. Mail client
E. Mail transport
2. Pada dasarnya, dalam membuat webmail atau email client berbasis web akan membutuhkan sebuah….
A. Web mail
B. Remote mail
C. Content Management System *
D. Mail transport
E. SMTP
3. Aplikasi email client yang berbasis web disebut….
A. Mail server
B. SMTP
C. CMS
D. Remote mail
E. Web mail *
4. Selain berfungsi dalam mengirimkan email, mail sever juga bertugas untuk menerima email menggunakan protokol ….
A. POP/IMAP *
B. CMS
C. MTA
D. SMTP
E. POP3
5. Salah satu aplikasi POP Dan IMAP server yang sering digunakan adalah …
A. Content management system
B. Mozilla
C. Courier dan Dovecot *
D. Linux
E. Thunderbird
6. Server email SendMail identik dengan sebuah server email standar dalam satu paket (built-in) dengan sistem operasi ….
A. Microsoft Outlook
B. Thunderbird
C. Android
D. Windows mobile
E. Linux/Unix *
7. Untuk dapat mengirimkan email, di dalam sebuah mail server harus memilki….
A. MDA (Mail Delivery Agent)
B. MTA (Mail Transport Agent) *
C. POP (Post Office Protocol)
D. IMAP (Internet Message Access Protocol)
E. POP/IMAP
8. Postfix menjadi populer karena mudah mendapatkan kode programnya dan dijalankan dalam sistem operasi terbuka serta mulai dipasarkan tanggal….
A. 22 Januari 1999 *
B. 11 Maret 1998
C. 10 Agustus 1997
D. 14 Mei 1996
E. 27 April 1996
9. SendMail bisa dikatakan sebagai server email yang paling awal kemunculannya dengan versi pertama yaitu….
A. 2.5.7
B. 6.6.6
C. 7.7.7
D. 8.8.5 *
E. 4.6.3
10. Dimasa sekarang , Zimba tersedia untuk platform Linux dan MAC OS X dengan memakai client bernama…..
A. Javascript
B. Ajax Web *
C. Node.js
D. jQuery
E. AngularJS













































Tidak ada komentar:
Posting Komentar